Tampilkan postingan dengan label Zona Konspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Konspirasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Desember 2010

10 Kebohongan Tentang Kiamat Yang Menghebohkan Dunia



1. Ayam Peramal dari Leeds, 1806
Sejarah mencatat banyak tokoh yang menyatakan bahwa zaman akhir hampir tiba ditandai dengan kedatangan nabi. Namun, mungkin "nabi" yang paling aneh adalah seekor ayam petelur dari Kota Leeds, Inggris, 1806. Ayam ini awalnya disangka menghasilkan telur yang bertuliskan "Kristus akan datang". Seiring menyebarnya kabar mujizat ini, banyak orang menjadi percaya bahwa kiamat hampir tiba sehingga seorang penduduk yang penasaran akhirnya mengawasi sang ayam ketika bertelur dan menyaksikan penipu yang menuliskan kalimat itu.

2. Kaum Millerite, 23 April 1843
Seorang petani di New England bernama William Miller, setelah beberapa tahun mempelajari Alkitab, menyimpulkan bahwa waktu yang dipilih Tuhan untuk menghancurkan dunia bisa disimpulkan dari penafsiran harafiah isi Alkitab. Ia menjelaskan hal ini kepada siapa saja bahwa dunia akan berakhir antara 21 Maret 1843 dan 21 Maret 1844. Ia berkotbah dan menerbitkan tulisan cukup banyak dan memimpin ribuan orang (yang disebut kaum Millerite) yang meyakini bahwa tanggal pasti kiamat adalah 23 April 1843. Banyak yang menjual atau menyumbangkan semua harta miliknya karena percaya semuanya tidak dibutuhkan lagi, tapi ketika tanggal 23 April datang (tapi Yesus belum juga datang) maka grup itu pun dibubarkan, lalu sebagian dari mereka membentuk gerakan yang hingga kini dikenal sebagai Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (Seventh Day Adventist).

3. Armageddon/Kiamat kaum Mormon, 1891 atau sebelumnya

Joseph Smith, pendiri gereja Mormon, mengadakan rapat gereja pada Februari 1835 untuk memberitahu bahwa ia berbicara kepada Tuhan. Selama pembicaraan itu, Smith mengakui bahwa Yesus akan kembali dalam 56 tahun ke depan, dan selanjutnya masa akhir zaman akan segera dimulai.

4. Komet Halley, 1910
Tahun 1881, seorang astronom, dari analisa spektral, menemukan bahwa ekor komet mengandung gas mematikan yang disebut cyanogen (dari asal kata sianida). Tadinya ini tak terlalu menarik hingga seseorang menyadari bahwa lintas bumi akan berpotongan dengan ekor komet Halley di tahun 1910. Apakah permukaan planet akan terselubung oleh gas beracun? Itulah spekulasi yang dicetak di halaman depan koran The New York Times dan sejumlah koran lainnya, yang mengakibatkan menyebarnya kepanikan di seluruh AS dan di negara lainnya. Akhirnya, para ilmuwan dengan kepala dingin menjelaskan bahwa hal itu tak patut dikhawatirkan.

5. Pat Robertson, 1982
Mei 1980, Televangelis dan pendiri Koalisi Kristen, Pat Robertson, mengejutkan dan membuat banyak orang ketika ia menyatakan dalam acara TV-nya, "700 Club", kepada pemirsa di seluruh dunia bahwa ia tahu kapan dunia akan berakhir (padahal dalam Alkitab sendiri di Matius 24:36 tentang kiamat dinyatakan "Tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, bahkan malaikat-malaikat di surga tidak tahu"). "Saya menjamin bahwa pada tahun 1982 akan ada penghakiman dunia," kata Robertson.

6. Heaven's Gate, 1997
Ketika komet Hale-Bopp muncul tahun 1997, muncul isu bahwa pesawat alien tengah mengikuti komet itu. Hal itu ditutupi oleh NASA dan komunitas astronomi. Walau dugaan itu dibantah oleh para astronom (dan bisa dibantah siapa saja yang memiliki teleskop yang bagus), isu ini sempat disiarkan dalam acara radio "Coast to Coast AM" yang dibawakan Art Bell dan bertemakan paranormal. Dugaan ini menginspirasi suatu kultus yang percaya pada UFO di San Diego yang menamakan diri Heaven's Gate untuk mempercayai bahwa dunia akan segera berakhir. Dunia memang berakhir bagi 39 anggota kultus itu yang bunuh diri pada 26 Maret 1997.

7. Nostradamus, Agustus 1999
Karya tulis Michel de Nostradame yang sangat membingungkan dan metaforis telah menarik perhatian banyak orang selama lebih dari 400 tahun. Tulisannya, yang ketepatannya sangat tergantung pada interpretasi yang sangat fleksibel, telah diterjemahkan dan diterjemahkan ulang dalam puluhan versi yang berbeda. Salah satu baris tulisannya menyebutkan, "Tahun 1999, bulan ketujuh. Dari langit datang raja besar teror." Banyak pengikut Nostradamus menjadi resah karena menduga bahwa inilah penglihatan sang peramal terkenal itu terhadap kiamat.

8. Y2K, 1 Januari 2000
Ketika abad lalu hampir berakhir, banyak orang khawatir bahwa komputer akan menyebabkan kiamat. Permasalahannya, yang diketahui sejak 1970, adalah bahwa banyak komputer takkan bisa membedakan antara tahun 2000 dan 1900. Tak ada yang tahu pasti apa efeknya, tapi banyak yang menduga akan terjadi bencana, mulai dari mati lampu massal hingga ledakan nuklir. Penjualan senjata meningkat dan orang bersiap bertahan hidup dalam bungker. Namun nyatanya, tak banyak kesalahan terjadi ketika milenium baru dimulai.

9. 5 Mei 2000
Kalau memang kesalahan Y2K tak terjadi, maka bencana global dijamin akan terjadi oleh Richard Noone, pengarang buku 5/5/2000 Ice: the Ultimate Disaster di tahun 1997. Menurut Noone, massa es di Antartika akan menjadi setebal 3 mil pada tanggal 5 Mei 2000, suatu tanggal yang juga bertepatan dengan sejajarnya planet-planet di tata surya, yang entah bagaimana akan menyebabkan pembekuan global yang fatal. Tanggal itu berlalu dan bumi belum beku, tetapi buku itu malah "panas" di pasaran. Mungkin juga, pemanasan global mencegah terulangnya zaman es itu.

10. God's Church Ministry, musim gugur 2008
Menurut pendeta dari God's Church, Ronald Weinland, akhir zaman telah tiba, lagi. Bukunya di tahun 2006, 2008: God's Final Witness, menunjukkan bahwa ratusan juta orang akan meninggal, dan pada akhir 2006, "paling lama 2 tahun tersisa sebelum dunia mengalami waktu terburuk sepanjang sejarah manusia. Pada musim gugur 2008, Amerika akan tumbang sebagai negara berkuasa, dan tak akan menjadi negara merdeka lagi," dan buku itu juga mencatat, "Ronald Weinland mempertaruhkan reputasinya sebagai nabi akhir zaman Tuhan."

sumber http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6233604

Senin, 06 Desember 2010

Rahasia Di Balik Uang Dollar Amerika

Oh.. yach teman-teman semua tau gak kenapa uang dolar ga pernah berubah semenjak 450 tahun ? mau tau rahasia yang penuh misteri ini? Mari kita singkap bersama rahasianya….

RAHASIA MATA UANG DOLAR AMERIKA
Pada postingan kali ini saya akan sedikit menjelaskan tentang konspirasi (atau lebih tepatnya pesan terselubung) yang terdapat pada mata uang Amerika Serikat. Data ini dibuat dengan sebenar-benarnya dan dengan fakta kenyataan yang terjadi di dunia ini.
Sekarang kita kembali ke tragedi 911 (September 11) dimana gedung kembar WTC di New York runtuh ditabrak oleh dua buah pesawat, dan markas pertahanan keamanan militer Amerika, Pentagon juga rusak ditabrak pesawat. Tapi benarkah begitu? Begitu mudahnya bangunan-bangunan
kokoh berkonstruksi baja itu dapat tumbang? Memang ada perhitungan teori fisika yang membuat hal itu mustahil terjadi. Tapi saya tidak akan menjelaskan hal itu saat ini. Sekarang kita bahas saja hal yang lebih tidak masuk akal daripada itu.
Amerika Serikat berdiri kurang lebih 450 tahun yang lalu. Dimana saat itu ditetapkannya pula mata uang Amerika Serikat yang berwarna hijau itu. Dan sejak 450 tahun yang lalu pula mata uang Amerika tidak pernah direvisi.
Sekarang coba kita telaah mata uang yang sejak 450 tahun yang lalu itu belum berubah bentuknya.
Dimulai dari uang 20 Dolar.
Ini uang 20 Dolar Amerika.
Sekarang kita coba lipat. (Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
(Kalau ada yang membawa uang 20 Dolar Amerika, boleh dicoba.)Sekarang kita coba lipat lagi. (Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.)
Sekarang kita lipat lagi seperti ini. (Kita bukan sedang belajar membuat origami ya!)
Kalau sudah…sekarang lipat lagi seperti dibawah ini, dan lihat hasilnya..maksudnya lihat gambar yang dilingkari ini. Nah loh! Apakah itu??
Itu adalah gambar Pentagon setelah ditabrak pesawat. Lihat gambar gedung yang berasap itu!Kalau masih belum percaya, akan saya perjelas lagi.
Nah! Sama kan??
Untuk kali ini terbukti bahwa uang 20 Dolar Amerika menyimpan rahasia tentang konspirasi
penghancuran Pentagon. (oleh siapa? Mata uang ini kan punya Amerika sendiri??)
(Sekali lagi saya ingatkan bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Cukup untuk pesan terselubung Pentagonnya. Sekarang kita ke New York dengan 20 Dolar yang
setengah kusut ini, untuk melihat ada apa di sana.
Masih di 20 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu.
Sekarang kita pakai sisi lain dari uang 20 Dolar ini.
Langsung saja lipat seperti gambar di bawah ya! (Ikuti instruksi!)
Langsung saja kita lihat hasil karya lipatan kita…Nah loh! Kok begini???
Sepertinya saya kenal gedung itu!
Ya, benar sekali…itu adalah gedung kembar WTC New York yang sekarang tinggal kenangan itu.
Masih belum percaya?? Lihat ini!
(Ingat bahwa mata uang ini belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu)
Bagian sebelah kiri ditabrak oleh Flight 175 dari United Airlines yang meluncur dari sebelah kanan
gedung. Sementara bagian sebelah kanan ditabrak oleh Flight 11 yang dimiliki American Airlines
yang meluncur dari sebelah kiri. Lihat tulisan di kanan dan di kiri uang, yang lengkapnya adalah
The United State of America. (Lho? Memangnya 450 tahun yang lalu kedua perusahaan
penerbangan itu sudah ada? Jawabannya, tentu saja belum. Bahkan ke 2 gedung itu -pentagon
dan WTC- bahkan belum dibangun.)
Sekarang kita bahas bagian yang paling aneh dari 20 Dolar kita ini.
Lihat baik-baik gambar ini!
Nah loh! Sudahkan 450 tahun yang lalu OSAMA BIN LADEN lahir??
(Jangankan OSAMA, Buyutnya Kakek Buyutnya saja belum lahir.)
Untuk rahasia dibalik 20 Dolar ini, bisa ditemukannya dari kode :
911 (September 11) >> 9 + 11 = 20
Jadinya 20 Dolar!
Cukup untuk 20 Dolar, karena sudah kusut kita lipat-lipat sekarang kita tukarkan uangnya dengan
sebuah 5 Dolar dan sebuah 10 Dolar. Lihat ini!

Dalam 5 Dolar Amerika yang belum pernah dirubah sejak 450 tahun yang lalu juga terdapat
rahasia penghancuran WTC New York.
Sekarang kita lihat uang 10 Dolar kita!
Gedung pertama WTC yang sudah berasap.
Belum puas?? Lagi??
Sekarang kita pinjam uang 50 Dolar dari tetangga saya.
Ini WTC saat bangunannya runtuh.
Mau lagi?? Kita pinjam lagi 100 Dolar sama tetangga saya yang tadi.
Lho?? Apa ini??
Ini asap gambar asap dari WTC yang telah runtuh.
Detail sekali mereka membuat pesan terselubung ini!
Sampai-sampai gambar asapnya saja tidak lupa dibuat.
Sudah cukup melipat-lipatnya, kalau terlalu kusut nilai dolar yang kita punya jatuh.
Tahukah kamu siapa yang membuat pesan terselubung ini???
Jawabannya ada di uang 1 Dolar! (Lagi-lagi uang!)
Lihat ini!!

Coba lihat 2 lambang yang ada di dalam 2 lingkaran itu!!
Nah loh!!! Ini lambang ILLUMINATI, yaitu organisasi super rahasia milik YAHUDI.
Lihat lambang MATA HORUS dan TULISAN “NOVUS ORDO SECLOHUM” yang artinya “NEW
WORLD ORDER” atau “TATA DUNIA BARU”
Nah loh!! Mau di jadikan apa kita sama orang-orang ZIONIS Yahudi itu??
Terus lihat yang ini!! Lambang bintang-bintang yang ada di atas kepala burung itu!
Bintang-bintang itu membentuk suatu lambang, yaitu lambang “DAVID STAR” lambang kebanggaan YAHUDI.
Oh iya, untuk diketahui nomor pesawat Flight 11 yang menabrak WTC adalah :
Q33NY
Coba di copy paste nomor ini ke OFFICE WORD dan diblok lalu ubah font-nya ke wingdings.
Nanti hasilnya seperti ini…

Artinya: PESAWAT >> MENABRAK 2 GEDUNG >> KORBAN BERJATUHAN >>> DAN PELAKUNYA ADALAH


lambang apakah ini???
http://1997islamic.wordpress.com/2009/06/30/coincidence-or-conspiracy/

Sabtu, 20 November 2010

Sekte-sekte Kiamat Yang Pernah Ada

God's Messenger
Sekte ini yakin bahwa orang yang bercambang lebat dan membawa poster yang isinya menyatakan akhir dunia akan benar - benar muncul pada 1 januari 2000. Orang itu datang untuk memerintah alam semesta. Sekte God's Messenger hampir bubar ketika para anggotanya selama berminggu - minggu menyembah 2 hal aneh yaitu seekor anjing milik polisi yang tersesat dan seorang pedagang sandwich di Seattle, Washington...

BeelzeBubba
Sekte Beelzebuba dikenal juga dengan nama The One True Star. Kelompok yang sangat masuk akal ini berpendapat bahwa mantan Presiden AS Bill Clinton sesungguhnya merupakan perwujudan fisik setan di muka bumi.
Para anggota sekte ini menggunakan waktu jaga mereka dengan mencoba menumbangkan pemerintahan Clinton. Namun merega gagal. Kegagalan inilah yang mendorong munculnya niat para anggotanya untuk mempercepat datangnya kiamat.

The Church of Eschatology
Para pengikut sekte ini menyimpulkan bahwa umat manusia akan hancur dan mengikuti harapan Kristen Fundamentalis bahwa Pengadilan Akhir akan termasuk kebangkitan orang mati. Anehnya, sekte ini konon mengkhawatirkan kemungkinan kebangkitan Hitler, Stalin, Pol Pot, dan seekor kutu air terbang yang besar. Akibatnya, pada 1967 seorang anggota sekte ini pernah berjam - jam berburu kutu air di kamarnya sebelum akhirnya meremukkannya.

The Numeracy
Sekte ini percaya bahwa kutu komputer Y2K menjelang pergantian milenium pada 31 Desember 1999 akan mengakibatkan seluruh manusia dalam bahaya fisik yang sangar mengerikan. Pada 1 januari 2000 para anggota sekte ini mengharapkan komputer-komputer mulai melepaskan aliran angka 0 dan 1 tanpa henti ke udara. Jika cara ini dilakukan, akibatnya sangat berbahaya karena pesawat terbang yang beroperasi pada tanggal 1 akan mengalami kerusakan. Angka 0 dan 1 yang dikeluarkan oleh komputer bisa mengganggu alur transportasi udara.
Menjelang masuk ke milenuim 3, para pengikut sekte ini berencana akan melindungi diri dengan memakai helm, pelindung bahu dan baju lengan pendek yang disablon dengan nomor transendental tersebut..

David Branch (Ranting Daud)
Pada Februari 1993, Vernon Howell alias David Korehs, pemimpin sekte David Branch, tewas bersama 75 anggotanya di Waco, Texas, ketika pasukan federal AS menyerbu gedung tempat Koresh “menyandera” para anggotanya di kamp yang dia sebut Ranch Apocalypse (Peternakan Kiamat). Ini mengakhiri pengepungan 51 hari yang dranatis dan disiarkan langsung televisi seantero dunia.
Koresh menganggap dirinya titisan Nabi Daud. Klaim ini mengagumkan bagi para pengikutnya. Dia merekrut anggota untuk menantikan kedatangan Tuhan, menciptakan armageddon sendiri dan akhirnya mengajak para anggota sekte untuk mati.
Koresh meyakinkan bahwa armageddon akan berlangsung di Texas. Oleh karena itu merekah harus mempersiapkan berbagai senjata untuk menghadapinya. Pemerintah federal AS menganggap kelompok Koresh yang bersenjata itu telah melanggar hukum. Maka pemerintah meminta mereka untuk menyerahkan diri. Namun bukannya menyerah, setelah dikepung beberapa minggu, Koresh justru membakar diri bersama pengikutnya.


Aum Shinrikyo (Kebenaran Tertinggi)
Selain membahayakan keselamatan jemaatnya, sekte-sekte kiamatpun mengancam masyarakat di luar sekte. Misalnya yang dilakukan oleh para pengikut sekte Aum Shinrikyo.
Sekte ini dipimpin oleh Shoko Asahara. Dalam bukunya, Disaster Approaches the Land of the Rising Sun, Asahara menyatakan bahwa kiamat akan tiba lewat awan gas dari Amerika. ”Armageddon akan pecah pada tahun 1997 dan kita harus melihat ideologi Nazi Jerman untuk penyelamatan,” tulis Asahara.
Menurut Asahara, semua manusia akan musnah kecuali pengikut Aum. Dia lalu menyuruh para pengikutnya untuk menyiapkan bunker anti-perang nuklir. Asahara juga memerintahkan pengikutnya untuk menimbun senjata kimia. Oleh pengikutnya, gas itu digunakan untuk menyerang jaringan kereta bawah tanah di Tokyo pada 20 Maret 1995. Akibatnya, 12 orang tewas dan lebih dari 5000 orang lainnya sakit.


The Restoration of Ten Commandments
Sekte yang dipimpin oleh Joseph Kibweeteere ini membakar diri di gereja Kanungu, Uganda. Di antara 530 pengikut yang membakar diri, yang ditemukan tengkoraknya sekitar 330 orang. Dengan kejadian lain, diperkirakan total kematian itu mencapai lebih dari 1000 orang.
Sebelumnya, Kibweteere bersabda : ”tahun ini bumi akan berakhir”.
Kiamat memang menjadi magnet penyerahan diri kalangan tertentu. Begitu juga dengan sabda kiamat dari Kibweteere. Dia mengaku telah mendengar pembicaraan antara Yesus Kristus dan Bunda Maria, bahwa kiamat segera tiba jika manusia tidak menjalankan 10 peintah Tuhan. Kata Kibweteere, kiamat akan tiba pada 31 Desember 1999.

Falun Gong
Master Li Hongzhi, pemimpin aliran Falun Gong di China, mengamati peristiwa besar yang berlangsung antara 1992-2002. Menurutnya, karakter alam semesta yaitu zhen (sejati), Shan (baik), dan Ren (sabar) sedang memurnikan hati manusia dan bumi.
Bagi hongzhi, peradaban manusia di muka bumi setidaknya telah dihancurkan kurang lebih sebanyak 4x oleh Sang Pencipta. Masa sekarang merupakan masa kehidupan peradaban kelima umat manusia di bumi.
Jika dicermati, tahun 1992 adalah saat pertama kali Li Hongzhi mengenalkan ajaran Falun Gong secara terbuka kepada masyarakat. Dia mengintrodusir ajarannya di tengah kemrosotan moral manusia.
Antara 1992-1999, pengikut latuhan kultivasi jiwa dan raga di sekte Falun Gong sudah mencapai hampir 100 juta orang di Daratan China. Kini Falun Gong sudah menyebar ke lebih dari 60 negara. Melalui kultivasi yang terus – menerus, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli.


Sumber: http://woamu.blogspot.com/2009/10/sekte-sekte-kiamat-yang-pernah-ada.html

Sabtu, 23 Oktober 2010

Isu Efek Gas Rumah Kaca Adalah Pembodohan Negara Maju Kepada Kita

Beberapa hari lalu kebetulan saya mendapat tugas untuk menghadiri sebuah seminar. Dari undangan yang diberikan, topik yang akan dibahas sebenarnya cukup menarik bagi saya. Menarik karena topik tentang Efek Gas Rumah Kaca dan Pemanasan Global merupakan materi yang awam bagi saya, sedangkan kalau saya melihat dan mendengar di berbagai media, topik tersebut sangat santer disebut.
Hanya saja, saya merasa agak pesimis dan skeptis ketika mengetahui bahwa pemrakarsa kegiatan tersebut dari instansi pemerintah terkait.
Bukan apa-apa, saya sudah punya anggapan, acara sejenis pada bulan-bulan tua seperti ini saya anggap, paling-paling sebagai acara protokoler dan untuk menggenapkan anggaran saja.

Sebenarnya anggapan tersebut tentu saja tidak baik.
Tapi terbukti benar, ketika akhirnya saya hadir mengikutinya, prasangka dan anggapan saya tidak jauh meleset.
Dari keseluruhan rangkaian acara yang ada - kalau dikalkulasi – acara molor waktu dan acara protokoler ternyata hampir berimbang dengan acara penyampaian materi yang sebenarnya.
Dan benar pula, dari segi materi seminarpun – setelah secara sekilas saya baca – ternyata tidak ada yang begitu istemewa.
Bahkan parahnya, dari ketiga materi yang disampaikan oleh masing-masing nara sumber dari instansi yang berbeda, ketiganya 50 % sama persis, dan dua materi diantaranya bahkan 90 % sama persis.
Wah, kompak juga !

Minat dan ketertarikan saya baru tergugah ketika nara sumber kedua tampil memberikan paparannya. Meski substansi materinya sama, tapi karena cara penyampaian yang menarik disertai dengan data dan fakta yang actual, maka tampak dan kedengaran beda.
Dan perlahan-lahan, pola pikir dan cara pandang saya tentang materi Efek Gas Rumah Kaca dan Pemanasan Global sudah mengikuti dan terbentuk seperti apa yang disampaikan nara sumber.

Yang kalau secara besar dikatakan bahwa :

Efek rumah kaca merupakan gejala peningkatan suhu dipemukaan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer. Gejala ini disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan fenomena yang terjadi di dalam rumah kaca.
Pada rumah kaca, sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. Sebagian sinar matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke arah kaca. Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat keluar dari rumah kaca dan mengalami pemantulan berulang-ulang. Energi yang dihasilkan meningkatkan suhu rumah kaca sehingga rumah kaca menjadi panas.
Di bumi, radiasi panas yang berasal dari matahari ke bumi diumpamakan seperti menembus dinding kaca rumah kaca. Radiasi panas tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bumi. Sebagian radiasi dipantulkan oleh benda-benda yang berada di permukaan bumi ke ruang angkasa. Radiasi panas yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa merupakan radiasi infra merah. Sebagian radiasi infra merah tersebut dapat diserap oleh gas penyerap panas (disebut: gas rumah kaca). Gas penyerap panas yang paling penting di atmosfer adalah H2O dan CO2. Seperti kaca dalam rumah kaca, H2O dan CO2 tidak dapat menyerap seluruh radiasi infra merah sehingga sebagian radiasi tersebut dipantulkan kembali ke bumi. Keadaan inilah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat atau yang disebut dengan pemanasan global (global warning).

Bahkan pada saat nara sumber mulai memaparkan berbagai akibat dan bencana alam yang ditimbulkan efek gas rumah kaca dan pemanasan global, maka cara pandang dan mind set saya sudah 100 % sama seperti mind set nara sumber.

Hanya saja ketika nara sumber menginjak memaparkan kaitannya dengan masalah pinalti dan factor ekonomi - yang disitu dicontohkan – salah satunya bahwa karena keterkaitannya dengan efek gas rumah kaca maka Negara kita ternyata terkena “ sangsi “ dimana kita tidak boleh dan DILARANG mengekspor CPO kita jika ditanam di lahan gambut ( dan juga beberapa contoh sangsi ekonomis lainnya ) dan juga bahkan mereka ( negara maju ), menuding bahwa sector Pertanianlah ( Indonesia termasuk Negara agraris ) yang merupakan salah satu penyumbang terbesar efek gas rumah kaca, tiba-tiba saja pola pikir dan mind set saya tentang efek gas rumah kaca bergeser bahkan berbalik mendekati 180 %.

Saya pikir, ini tidak beres, aneh dan patut dipertanyakan !
Setidaknya ada 2 :

Pertama :
Bahwa efek gas rumah kaca, sudah mereka ( Negara maju ) ketahui tidak hanya dalam dasa warsa belakangan ini, tapi sudah jauuuh dari dulu. Tapi anehnya baru dasa warsa belakangan ini mereka gerah, bahkan berteriak keras tentang hal tersebut. Dan menekan Negara-negara berkembang untuk segera mengurangi bahkan menghentikan laju gas rumah kaca tersebut.
Sedangkan sudah diketahui, Revolusi Industri yang dilakukan Negara majulah penyumbang terbesar meningkatnya konsentrasi gas CO2 dan sejenisnya dalam beberapa abad belakangan ini !
Ini tidak beres !

Kedua :
Dilihat dari efek yang ditimbulkan ( perubahan iklim dan terjadinya banyak bencana alam ) sebenarnya negara berkembanglah yang paling banyak terkena dampaknya dan menderita. Negara maju, meski juga terkena, tapi tidaklah separah Negara-negara berkembang.
Sebagai Negara maju, yang notabene adalah kapitalis sejati, dan selalu berorientasi pada factor ekonomi maka hal ini adalah ANEH !
Sedangkan “biasanya” jika Negara berkembang semakin menderita, semakin terbuka peluang Negara maju tersebut memberikan bantuan dan mencengkeramkan pengaruhnya.
( Meskipun bantuan yang diberikan sebenarnya “tidak terlalu banyak“.
Contoh : keseluruhan bantuan Amerika ke semua Negara-negara di Afrika adalah 1,8 Milyar Dollar US setahun. Bandingkan, bantuan yang diberikan kepada hanya untuk “mitranya” Israel guna memperkuat pertahanan negaranya, juga = 1,8 Milyar Dollar US setahun ! ).

Maka bisa diasumsikan, bahwa Negara-negara maju kelihatan gerah dan berteriak keras dasa warsa belakangan ini karena :

1. Saat ini mereka setidaknya sudah mampu meninggalkan teknologi yang banyak menghasilkan gas rumah kaca sedangkan Negara-negara berkembang masih harus berkutat dengannya.
2. Teknologi baru mereka perlu pembeli potensial, yang dalam hal ini tentu saja Negara-negara berkembang.
3. Mereka ingin memberi proteksi produk dalam negeri mereka dan menghambat laju pertumbuhan Negara-negara berkembang.

Untuk tujuan tersebut fenomena efek gas rumah kaca dengan peningkatan emisi CO2 adalah alasan yang dianggap paling logis sebagai kambing hitam untuk memperkuat kepentingan mereka.

Hanya saja ketika saya mencoba menyampaikan asumsi dan pernyataan ini pada acara diskusi seminar tersebut, keburu dipotong moderator dengan alasan waktu telah habis ( atau memang dihabisi ) dan dianggap terlalu menyimpang dari topik utama.
Sedang sang nara sumber masih cukup bijaksana mau memberikan beberapa jawaban dan penjelasan dengan memberikan beberapa contoh penyimpangan fenomena alam yang terjadi akibat pemanasan global, meski bagi saya belum cukup memuaskan. Dan seminar keburu selesai.

Dari jawaban akhir tersebut justru menimbulkan minat dan rasa penasaran saya untuk mempelajari lebih lanjut, sehingga pada akhirnya mencoba mencari-cari jawaban yang lebih dapat diterima.

Dan setelah beberapa lama akhirnya dapat beberapa materi dan data yang justru “berlawanan” dengan mind set dampak efek gas rumah kaca terhadap pemanasan global yang dicoba ditanamkan selama ini, yang “katanya” menyebabkan naiknya muka air laut, penurunan muka tanah, mencairnya es kutub, banjir, naiknya suhu dan perubahan iklim, gagal panen dan sebagainya.

Kurang lebihnya sebagai berikut :

Terjadinya es kutub mencair, naiknya muka air laut, banjir, dituding efek gas rumah kaca adalah biang keroknya.
Jika dihubungkan pada naiknya suhu bumi ada benarnya.
Pertanyaannya : apakah mencairnya es kutub, naiknya muka air laut serta banjir besar yang pernah menenggelamkan bumi beribu tahun lalu ( banjir besar Nabi Nuh ) adalah karena efek gas rumah kaca.
Jawaban yang pasti adalah TIDAK. Karena waktu itu tentu belum banyak yang namanya CO2, SO2 dsb, karena memang belum banyak manusia dan aktivitasnya.

Lalu, naiknya suhu bumi, perubahan iklik yang drastis sehingga banyak wilayah menjadi gurun pasir, juga beribu tahun lalu juga karena efek gas rumah kaca ?
Jawaban yang pasti juga TIDAK !
Karena waktu itu belum ada yang namanya bahan bakar fosil dan sebagainya.
Tidak semua ilmuwan setuju tentang keadaan dan akibat dari pemanasan global. Beberapa pengamat masih mempertanyakan apakah temperatur benar-benar meningkat. Yang lainnya mengakui perubahan yang telah terjadi tetapi tetap membantah bahwa masih terlalu dini untuk membuat prediksi tentang keadaan di masa depan. Kritikan seperti ini juga dapat membantah bukti-bukti yang menunjukkan kontribusi manusia terhadap pemanasan global dengan berargumen bahwa siklus alami dapat juga meningkatkan temperatur. Mereka juga menunjukkan fakta-fakta bahwa pemanasan berkelanjutan dapat menguntungkan di beberapa daerah.
Para ilmuwan yang mempertanyakan pemanasan global cenderung menunjukkan tiga perbedaan yang masih dipertanyakan antara prediksi model pemanasan global dengan perilaku sebenarnya yang terjadi pada iklim. Pertama, pemanasan cenderung berhenti selama tiga dekade pada pertengahan abad ke-20; bahkan ada masa pendinginan sebelum naik kembali pada tahun 1970-an. Kedua, jumlah total pemanasan selama abad ke-20 hanya separuh dari yang diprediksi oleh model. Ketiga, troposfer, lapisan atmosfer terendah, tidak memanas secepat prediksi model. Akan tetapi, pendukung adanya pemanasan global yakin dapat menjawab dua dari tiga pertanyaan tersebut.

Terlebih lagi jika kita simak beberapa temuan astronomi, kosmologi oleh para ilmuwan ( dan NASA ) beberapa dekade belakangan ini, akan lebih mencengangkan, diantaranya :

1. Bahwa aktivitas matahari mempunyai variasi. Variasi Matahari adalah perubahan jumlah energi radiasi yang dipancarkan oleh Matahari. Terdapat beberapa komponen periodik yang mempengaruhi variasi ini, yang terutama adalah siklus matahari 11-tahunan (atau siklus bintik hitam matahari), selain fluktuasi-fluktuasi lainnya yang tidak periodic. Diyakini aktivitas matahari semakin meningkat, makin panas, terbukti makin banyak ditemukannya “ sun spot “ sebagai indikasinya. Bumi semakin panas akibat dari matahari yg semakin bergejolak. matahari dalam seabad ini muncul bintik2 matahari akibat ledakan energi hidrogen. berdasarkan penelitian, ternyata semakin banyak jumlah bintik2 itu, maka energi panas yg dipancarkan oleh matahari juga semakin tinggi yang akan mempengaruhi juga panas di bumi.

Bahkan banyak diramalkan bahwa beberapa tahun mendatang akan terjadi badai matahari, sehingga “jilatan” panas apinya akan mencapai beribu-ribu kilometer.

Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA telah memberi peringatan bahwa, badai Matahari berpotensi terjadi pada 2013 -- yang bisa merusak alat-alat elektronik dan satelit buatan manusia.
Lapisan korona Matahari sejak lama diyakini sebagai tempat pembentukan jilatan api (solar flares) yang melemparkan partikel-partikel ke luar angkasa -- yang kemudian menciptakan fenomena cuaca luar angkasa. Ketika aktivitas Matahari serta pembentukan jilatan api meningkat, dapat menghasilkan fenomena badai Matahari yang dapat memicu bencana di Bumi.

2. Sinar Alam Smesta, sinar Gamma dan sebagainya adalah Sebab Utama Pemanasan Global
Sebuah percobaan yang dilakukan ilmuwan beberapa bulan yang lalu menunjukkan, bahwa dalam proses terbentuknya lapisan awan, sinar alam semesta mungkin berperan penting timbulnya pemanasan global.

Sinar alam semesta adalah suatu arus partikel yang memiliki energi yang kuat, dan terjadi di bintang tetap. Arus partikel bermuatan listrik terus menerus membombardir Bumi, menghasilkan ion bermuatan listrik di atmosfer. Ion-ion ini seperti magnet, menarik uap air mengembun, kemudian menjadi awan.
Ilmuwan menggunakan sinar ultraviolet mereproduksi sinar alam semesta, dan menurut hasil penelitian terkait, bahwa gugusan ozon, karbondioksida dan air di atmosfer, di mana ketika menarik uap air berperan sebagai materi apung, yang kemudian menjadi awan. Jumlah gugusan ozon dengan jumlah ion yang muncul bernilai sebanding, jumlah ion terutama tergantung pada frekuensi sinar alam semesta mencapai Bumi.
Dalam jurnal Astrophysical Journal Letters edisi 1 Agustus 2010 bahkan disebutkan secara detil Penemuan oleh IceCube mengenai sinar kosmik ini. Sinar kosmik dengan pola aneh tak beraturan membombardir Bumi dari luar angkasa. Fenomena ini ditangkap oleh eksperimen IceCube Neutrino Observatory yang dibangun jauh di dasar lapisan es Antartika.

3. Efek umpan balik
Anasir penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai contoh adalah pada penguapan air. Karena uap air sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara sampai tercapainya suatu kesetimbangan konsentrasi uap air. Efek rumah kaca yang dihasilkannya lebih besar bila dibandingkan oleh akibat gas CO2 sendiri.

Efek umpan balik karena pengaruh awan sedang menjadi objek penelitian saat ini. Bila dilihat dari bawah, awan akan memantulkan kembali radiasi infra merah ke permukaan, sehingga akan meningkatkan efek pemanasan. Sebaliknya bila dilihat dari atas, awan tersebut akan memantulkan sinar Matahari dan radiasi infra merah ke angkasa, sehingga meningkatkan efek pendinginan. Apakah efek netto-nya menghasilkan pemanasan atau pendinginan tergantung pada beberapa detail-detail tertentu seperti tipe dan ketinggian awan tersebut. Detail-detail ini sulit direpresentasikan dalam model iklim, antara lain karena awan sangat kecil bila dibandingkan dengan jarak antara batas-batas komputasional dalam model iklim (sekitar 125 hingga 500 km untuk model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat). Walaupun demikian, umpan balik awan berada pada peringkat dua bila dibandingkan dengan umpan balik uap air dan dianggap positif (menambah pemanasan) dalam semua model yang digunakan dalam Laporan Pandangan IPCC ke Empat.
Umpan balik penting lainnya adalah hilangnya kemampuan memantulkan cahaya oleh es. Ketika temperatur global meningkat, es yang berada di dekat kutub mencair dengan kecepatan yang terus meningkat. Bersamaan dengan melelehnya es tersebut, daratan atau air di bawahnya akan terbuka. Baik daratan maupun air memiliki kemampuan memantulkan cahaya lebih sedikit bila dibandingkan dengan es, dan akibatnya akan menyerap lebih banyak radiasi Matahari. Hal ini akan menambah pemanasan dan menimbulkan lebih banyak lagi es yang mencair, menjadi suatu siklus yang berkelanjutan.

Dari ketiga temuan dan data tersebut sebenarnya ( hampir ) bisa ditarik suatu kesimpulan bahwa efek gas rumah kaca ( akibat naiknya konsentrasi gas CO2, SO2, dan sejenisnya ) bukanlah penyebab utama terjadinya pemanasan global dan berbagai bencana.
Terlebih lagi jika ditambah beberapa temuan tambahan sbb :

1. Kutub utara dan selatan bertukar tempat
Setiap beberapa ratus tahun, kutub magnet Bumi terbalik. “Masalahnya bukan terletak pada perubahan tempatnya, namun medan magnet bumi ini akan menarik radiasi matahari di sekitar kutub,” jelas penulis buku Implied Spaces, Walter Jon Williams. “Jadi, jika kutub bertukar tempat maka banyak penduduk yang akan terbakar.”

Menurut sejumlah ilmuwan, pergeseran ini lebih besar dibandingkan dengan yang mereka perkirakan. Peneliti menemukan, pergeseran massa air di seluruh dunia, dikombinasikan dengan apa yang disebut dengan post-glacial rebound, telah menggeser permukaan bumi dari pusatnya sebanyak 0,035 inci atau 0,88 milimeter per tahun ke arah kutub utara.
Post-glacial rebound merupakan efek balik dari permukaan padat bumi terhadap berkurangnya gletser dan hilangnya beban berat. Dengan berkurangnya gletser pada akhir jaman es, tanah di bawah es mulai naik dan terus naik. Untuk itu, seperti sudah diperkirakan, lapisan padat di permukaan akan bergerak ke utara sebagai efek dari pusat massa planet.
Saat menghitung perubahan ini, para ilmuwan mengombinasikan data gravitasi dari NASA dan satelit German Aerospace Center Gravity Recovery and Climate Experiment (GRACE) yang mengukur pergerakan permukaan bumi lewat GPS dan model yang dikembangkan oleh Jet Propulsion Laboratory (JPL) milik NASA yang memperkirakan massa samudra di atas setiap titik di dasar samudera.

2. Benda-benda angkasa : meteorit, asteroid, komet ( atau bahkan planet NIBIRU ) yang mendekati atau masuk ke atmosfir bumi.
TIM ilmuwan Kobe University, Jepang,menemukan sebuah planet baru yang mengorbit di sisi paling luar sistem tata surya tempat Bumi berada, NIBIRU. Telah banyak saintis sebelumnya memprediksi akan keberadaan planet dan bencana yg diakibatkan dari planet ini. Periode planet ini berpapasan dg bumi selama 3600 th sekali (tepatnya 3661 th). Dan selama setiap periode itu tercatat akibat grafitasi pd planet ini bencana2 besar terjadi dibumi bahkan memusnahkan peradaban2 besar. koran “Washington Post” mencatat hasil wawancara dengan ilmuwan JPL IRAS. ” sebuah planet yang sangat besar kira-kira sebesar planet raksasa jupiter dan kemungkinan sangat dekat dengan bumi yang nantinya akan menjadi bagian dari sistem tata surya kita telah ditemukan dalam dalam konstelasi Orion. “
“Nibiru” adalah secara keseluruhan tidak bisa dihuni, dan sangat berbahaya.saat bintang hitam berada di posisi perihelion(jarak terdekat dari matahari) sekutar 60AU sampai 70AU, orbit nibiru, yang dalam 60Au dari induknya, mempunyai orbit yang cukup jauh untuk memotong orbit tata surya kita, sering disebut dengan orbit jupiter, tapi info ini masih simpang siur. orbit nibiru adalah 30 derajat menuju sistem tata surya kita ( eliptic) seperi pluto. dan akhirnya Nibiru memotong orbit tata surya kita, dan seringkali dalam pemotongan ini, planet-planet yang lain mengalami efek-efek buruk seperti pemindahan orbit planet. Jika bumi bergerak diantara Nibiru dan matahari, maka efek terburuk dimungkinkan terjadi, seperti : pergantian kutub dan visual bumi,gempa bumi yang sangat besar,dan mega tsunami menimpa bumi.

3. Belum lagi efek fenomena alam lain, seperti debu abu vulkanik dan sebagainya.

Jadi secara logis sebenarnya dapat ditarik satu kesimpulan bahwa :

1. Dari tinjauan di atas, fenomena alam dan siklusnya-lah yang sebenarnya lebih bertanggung jawab terhadap terjadinya pemanasan global dan bencana alam di bumi ini.

2. Meski tidak dipungkiri bahwa aktivitas manusia yang banyak menghasilkan gas CO2,SO2, Methan dsb, menyebabkan efek gas rumah kaca yang ikut andil dalam pemanasan global, namun dampak efek gas rumah kaca tidaklah seperti yang diteriakkan dan ditudingkan ( kepada Negara berkembang ) oleh Negara maju sebagai yang paling bertanggung jawab dan kambing hitam terjadinya pemanasan global.

Juga, Bisa jadi sangat logis jika dikatakan bahwa isu efek gas rumah kaca yang sengaja dihembuskan adalah untuk kepentingan ekonomi kapitalis, melindungi diri sendiri dengan mengkambing hitamkan Negara-negara berkembang agar tetap terus ketinggalan.

Namun seperti uraian diawal, sebenarnya saya awam dalam teknologi ini, terlebih lagi bukan ilmuwan. Jadi semua asumsi dan penalaran yang telah saya sampaikan bisa jadi salah. Tapi bisa jadi juga benar. Dan tentu harus dibuktikan secara ilmiah pula pada temuan lebih lanjut.

Hanya saja masalahnya - jika asumsi saya benar – alangkah begitu menyedihkannya kita, begitu mudah dibodohi, dikadali oleh Negara-negara yang terlebih dulu maju dari pada kita.
( Mohon maaf, mind set yang telah tertanam di sebagian besar benak kita – bahwa efek gas rumah kacalah actor utama terjadinya berbagai macam bencana !).

Sedangkan merekalah – para Negara maju – yang berbuat, kitalah yang harus menanggung akibatnya. Dan selalu ditekan agar terus berkutat dengan hal itu sehingga “lupa” mengejar ketertinggalan kita.

Lepas dari itu semua, tentu saya sangat setuju bahkan mendukung upaya-upaya untuk mengurangi efek gas rumah kaca, tetap menjaga kelestarian bumi, demi pertanggung jawaban dan anak cucu kita.
( Selama tidak dibodohi dan dikadali ! – oleh mereka-).


Sumber : http://www.waspbook.co.cc/2010/10/issu-dampak-efek-gas-rumah-kaca-adalah.html

Rabu, 20 Oktober 2010

Konspirasi Men In Black Yang Sesungguhnya

Men In Black yang selama ini hanya dikenal sebagai salah satu karya fiksi yang dibintangi aktor komedi Will Smith ternyata diangkat dari kisah nyata tentang para pria misterius yang sering mendatangi rumah para saksi yang mengaku melihat alien. Mereka ternyata memang benar-benar ada dan hadir di dunia ini.

Dalam kenyataan, Men in Black (MIB) ternyata bukanlah orang-orang yang mengenakan jas hitam rapi, bekerja sebagai agen rahasia pemerintah dan bertugas untuk membasmi alien yang dilengkapi dengan senjata- senjata canggih termasuk senjata pengalih ingatan temporer. Justru sebaliknya, Men in Black merupakan sebutan bagi orang-orang yang mengenakan pakaian serba hitam dan biasanya mendatangi saksi mata yang pernah melihat ufo. Kebanyakan Men in Black ini mendatangi korban terutama jika saksi tersebut berhadapan langsung dengan mahluk luar angkasa.

Dari berbagai kesaksian serta wawancara dengan orang yang pernah didatangi MIB, ternyata tujuan mereka adalah menyalahkann presepsi si saksi dan menyesatkan mereka, bahwa yang mereka lihat bukan alien. Mungkin inilah salah satu kesamaan dengan film fiksi yang mengisahkan bahwa para Men in Black selalu membuat para saksi yang melihat alien menjadi lupa dengan apa yang baru disaksikannya, tapi itu hanyalah salah satu definisi yang beredar mengenai Men in Black karana banyak kalangan yang memiliki pendapat lain.

Seorang penulis Amerika bernama Jerome Clarck menyatakan bahwa MIB tidaklah selalu berpakaian serba hitam. Menurut Clarck, sebutan itu hanyalah istilah umum yang menggambarkan orang-orang yang berpenampilan diluar kebiasaan atau eksentrik.

Mereka kadang memakai pakaian yang sudah lama atau ketinggalan jaman, seragam USAF (United States Air Force) atau bahkan mengenakan model yang nantinya bakal booming dimasa depan.

Kebanyakan para agen MIB digambarkan selalu memakai kacamata hitam sebagai aksesoris wajib, dimana hal yang disinyalir untuk menutupi bentuk mata mereka karena mempunyai mata sipit. Ada pula yang menyebutkan kalau mata agen MIB berbentuk aneh dan besar karena pengaruh tiroid (jangan tanya saya apa artinya), sebagian bahkan percaya kalau bentuk mata mereka sama seperti alien. Karena mereka adalah agen khusus maka bukan tidak mungkin cara hidup mereka juga ditangani secara khusus pula. Selain mata, jari-jari para agen MIB juga dikabarkan lebih panjang dari manusia normal dan suara mereka mirip dengan suara robot. Pelengkap lain yang biasanya digunakan adalah mobil cadillac antik berwarna hitam yang terkadang terlihat selalu seperti baru.

FENOMENA MIB
Fenomena keberadaan MIB ternyata pernah sangat popular di tahun 1950 dan 1960. Pada masa tersebut tercatat bahwa beberapa agen MIB pernah melakukan intimidasi pada seorang reporter yang bertempat tinggal di pinewood, West Virginia. Reporter tersebut dipaksa untuk berhenti menulis artikel mengenai keberadaan MIB di pinewood, yang ia kirimkan pada koran lokal dan nasional. Perlu dicatat bahwa pinewood sendiri merupakan daerah yang sangat popular dengan mahluk yang dijuluki Mothman di akhir era 1960-an (bagi yang tidak tahu tentang Mothman, bisa membaca lebih jelasnya disini. Fenomena Mothman pun secara tidak langsung menguatkan dugaan bahwa MIB beroprasi di Pinewood untuk menyelidiki keberadaan mahluk Mothman itu.

Laporan mengenai Men in Black paling mendetail terjadi pada tahun 1976 dimana seorang pria bernama Dr.Herbert Hopkins yang berusia 58 tahun, melaporkan bahwa ia pernah didatangi Men in Black. Hopkins yang berprofesi sebagai konsultan mengenai UFO ditelpon oleh seseorang yang mengaku sebagai Vice President of New Jersey UFO Research Organization yang ingin ngobrol denganya. Anehnya orang tersebut (yang mengenakan pakaian serba hitam) sudah muncul di teras rumahnya beberapa menit setelah Dr. Hopkins menaruh gagang telepon! Ia juga menemui banyak kejanggalan selama berbicara dengan tamunya.

Banyak keanehan mengenai penampilan, tindak-tanduk serta ucapan orang itu menimbulkan munculnya banyak teori mengenai identitas mereka yang yang sebenarnya. Beberapa teori konspirasi menyebutkan kalau agen MIB bukan seseorang manusia biasa, tapi ras hybrid manusia-alien. Mereka bertugas membersihkan segala bukti fisik mengenai campur tangan alien yang tersisa di bumi. Oleh karena itu penampilan agen MIB tampak berbeda dari manusia biasa. Namun ada juga yang percaya bahwa mereka adalah agen pemerintah (misalnya agen CIA) yang berusaha menutup-nutupi penampakan UFO.

sumber: http://unikboss.blogspot.com/2010/10/konspirasi-men-in-black-yang.html

Minggu, 10 Oktober 2010

Fakta-fakta Terselubung Serangan Jepang ke Pearl Harbour


1. Serangan terhadap Pearl Habor dilakukan pada 7 Desember 1941

2. Walaupun serangan cukup sukses dalam menghancurkan kapal-kapal induk AS, namun Jepang tidak menyerang dan menghabiskan kapal-kapal selam Amerika karena mereka mengganggap itu tidak penting, sayangnya keputusan itu ternyata salah, dimana kapal-kapal selam Amerika lah yang sangat berjasa dalam memutus import ekspor subsidi ke Jepang (kapal–kapal selam AS menembaki kapal-kapal yang menuju Jepang).

3. Kesuksesan Serangan terhadap Pearl Harbor mengejutkan bukan hanya dari pihak Amerika, namun juga mengejutkan pihak Jepang.

4. Sebenarnya radar di Pearl Harbor sudah mengetahui bahwa ada sekawanan formasi udara yang sangat besar yang sedang mendekati Pearl Harbor, namun petugas lapangan yang melapor kepada atasan menyalahartikan formasi itu sebagai pesawat B-17 Amerika yang dijadwalkan untuk memang datang ke Pearl Harbor.

5. Jepang menyerang dengan total 6 Carrier dan 423 pesawat.

6. Salah satu admiral Amerika berkata, “Dengan mengeyampingkan kelicikan Jepang karena menyerang secara tiba–tiba, Jepang telah melakukan pekerjaan yang sangat hebat dan sukses.”

7. Perlu diketahui bahwa sebelum serangan dilakukan, Jepang menipu Amerika dengan berkata bahwa mereka tertarik dengan perdamaian.

8. Serangan hari itu dilakukan pada hari minggu pagi, karena hari Minggu pagi itu jugalah yang menyebabkan banyak prajurit Amerika masih sedang terlelap di tidurnya dan tidak siaga.

9. Pada hari minggu itu, parahnya lagi, Admiral US Husband Kimmel, dan Jendral Walter Short sedang diliburtugaskan.

10. Sehari setelah serangan dilakukan, yakni pada 8 Desember 1941, Voting dilakukan oleh kongres Amerika dengan hasil semua anggota kongres menyatakan setuju untuk perang dengan Jepang, dan hanya ada satu suara yang tidak setuju untuk melakukan perang terhadap Jepang, orang tersebut adalah Jeannette Rankin of Montana, orang yang sama juga voting agar Amerika tidak ikut campur tangan dalam Perang Dunia I.

11. Sebenarnya US sudah merasa bahwa Jepang ada kemungkinan akan menyerang US setelah sekian lama bersitegang masalah embargo minyak. Namun, Amerika tidak menyangka bahwa Pearl Harbor akan dijadikan sasaran, Amerika merasa bahwa Jepang pasti akan mengincar Filipina terlebih dahulu.

12. Serangan dilakukan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama targetnya adalah Battleship(kapal induk), dan pesawat. Gelombang kedua targetnya adalah kapal dan fasilitas dermaga lainnya.

13. Jepang sebenarnya ingin melakukan serangan gelombang ke 3. Namun Jepang tidak jadi melakukannya karena mereka mempertimbangkan beberapa factor. Faktor–factor tersebut adalah :
-Sudah tidak ada surprise karena AS sudah tahu bahwa mereka sedang diserang.
-Kemampuan Anti Airgun AS meningkat jauh sewaktu gelombang kedua ketimbang serangan ketika gelombang pertama. Ketika gelombang pertama kapal jepang yang jatuh hanya 6 buah, namun ketika gelombang kedua pesawat Jepang jatuh hingga 23 buah. Meningkat lebih dari 100 persen.
-Proses bolak–balik untuk gelombang ke 3 membuat kemungkinan Amerika bisa menyerang kapal induk Jepang karena pesawat–pesawat Amerika yang di darat masih ada.

14. Serangan berhenti pada pukul 9.45 pagi waktu setempat.

15. Jepang mengira serangan terhadap Pearl Harbor akan membuat AS jatuh dan tidak bisa berbicara banyak di PD 2, namun ternyata serangan tersebut malah membuat warga Amerika bahu-membahu untuk membalas Jepang dan berujung pada kehancuran Jepang.

16. Pearl Harbor dan kekuatan AL Amerika berfungsi kembali secara maksimal hanya dalam tempo 60 hari, tidak sesuai dengan perkiraan Jepang dimana perkiraannya, AL Amerika akan lumpuh hingga 6 sampai 8 bulan.

17. Ketika serangan dilakukan, Pearl Harbor benar–benar sangat tidak siap. Pesawat dibiarkan terbuka tanpa perlindungan dan berdekat–dekatan sehingga sulit untuk diterbangkan. Senjata Anti Aircraft di kapal pun semuanya dibiarkan tidak siap dan tanpa amunisi. Ditambah serangan dilakukan minggu pagi dimana banyak prajurit yang masih tidur, serangan menjadi sangat–sangat sukses.

18. Dorrie Miller, merupakan orang kulit hitam pertama di Amerika yang mendapat penghargaan Navy Cross. Ia sendiri merupakan seorang koki di Navy AS, ketika serangan terjadi ia pergi ke dek dan meskipun tidak pernah memegang senjata sebelumnya, ia langsung menuju senjata anti aircraft Browning dan menembak jatuh hingga 2 pesawat Jepang.

Sumber : kaskus.us

Selasa, 21 September 2010

Konspirasi atas bumi pertiwi

http://www.globalfirepower.com/imgs/maps/indonesia.jpg

Konspirasi atau dalam bahasa Indonesia persengkokolan, adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh (lihat : http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_persekongkolan). Cara ini terbukti ampuh untuk mengontrol sebuah pemerintahan atau gerakan yang dianggap punya potensi untuk berkembang menjadi kuat dan berpengaruh. Umunya objek yang di jadikan sasaran konspirasi tidak menyadari bahwa mereka sedang di kerjai, bahkan acap kali justru mereka meminta atau menuruti advis dari si pelaku konspirasi.
Konspirasi mempunyai daya rusak yang tidak kalah hebat dibandingkan dengan bom atom, jika bom atom menimbulkan kerusakan fisik secara nyata dalam sekejap, maka konspirasi juga menimbulkan kerusakan tetapi berlangsung pelan-pelan dan nyaris tidak terasa. Mungkin kerusakan paling parah yang ditimbulkan oleh konspirasi adalah kerusakan mentalitas : rasa tidak percaya diri, inferior.
Krisis ekonomi 1997
Banyak orang menyebutnya krisis 1998, namun saya pribadi lebih cenderung menyebut 1997, karena pada bulan ke 9 tahun itu telah terjadi gejolak kenaikan harga kebutuhan pokok.
Krisis ekonomi yang terjadi pada akhir tahun 1997 dan berlanjut pada tahun-tahun sesudahnya, mengakibatkan banyak negara miskin dan berkembang terjerembab dalam kubangan hutang yang semakin dalam. Khusus di Indonesia, krisis ekonomi tersebut menjalar ke ranah politik sehingga menumbangkan pemerintahan orde baru yang telah berkuasa sekitar 30 tahunan.
Krisi ini tidak berdiri sendiri, menurut rumor, beberapa tahun sebelum krisis, terbit sebuah buku yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara beberapa tahun kedepan. Mungkin buku lebay ini di jadikan sandaran untuk penyusunan kebijakan ekonomi oleh beberapa negara di Asia Tenggara  dan mungkin juga negara berkembang lainnya, sehingga kran bagi masuknya modal asing terbuka bebas.
Celakanya pemerintah Indonesia saat itu juga termakan oleh buku tersebut, dan banyak industri bermunculan dengan meminjam modal dari pemodal asing, dan lebih celaka lagi hampir semuanya pinjaman jangka pendek. Ketika pinjaman telah jatuh tempo, pengusaha nasional tidak bisa membayar kewajiban dan terjadilah petaka itu………
Tidak dapat di pungkiri, krisis ekonomi tahun 1997 merupakan konspirasi antara para pemodal dan pemerintah asing (negara-negara industri:eropa dan AS) untuk mengeruk keuntungan dengan menghancurkan negara lain. Waktu itu yang santer di sebut-sebut adalah George Soros, yang memborong dolar dari pasaran, sehingga para pengusaha Indonesia (dan pemerintah) harus menebus satu lembaran dolar dengan harga yang selangit. Akibatnya banyak industri yang terpaksa berpindah kepemilikannya dari pengusaha Indonesia.
Tidak perlu dituliskan disini, karena bagi anda yang sudah dewasa saat itu,anda merasakan sendiri seperti apa kondisi saat itu.
Timor Leste
Terpisahnya Timor Timur dari pangkuan republik adalah hasil dari konspirasi internasional, terutama Australia dan AS. Peristiwa minggatnya Timor Timur dari rangkian republik beriringan dengan krisis ekonomi pada tahun-tahun  sebelumnya, dan memaksa BJ Habibie, presiden RI saat itu, untuk melaksanakan referendum pada tahun 1999.
Keluarga para Pahlawan Seroja dan para pelaku sejarah, tidak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika Timor Timur benar-benar terlepas dari Indonesia.
Banyak pihak yang menyalahkan Habibie atas peristiwa itu, namun saya tidak bisa menyalahkan Habibie sepenuhnya, karena beliau benar-benar korban konspirasi. Dan Indonesia saat itu memang sedang di kurung dengan kasus HAM, sehingga ketika kita sedikit bereaksi pasti akan menuai tudingan pelanggaran HAM oleh AS dan sekutunya.
Australia memang mengincar selat Timor yang kaya akan minyak, dan dia tidak pernah berhasil mengeksplorasinya karena selalu mendapat hambatan dari Indonesia yang mengklaim area tersebut harus jelas kepemilikannya antara Indonesia dan Australia. Dengan menseponsori berdirinya Timor Leste, power Australia akan lebih kuat melawan Indonesia, karena akan dibantu sekutu barunya.
Sedangkan AS kabarnya akan menjadikan Timor Leste salah satu pangkalan armada tempurnya, untuk meneruskan hegemoni sebagai polisi dunia. Namun hungga saat ini hal itu belum terbukti, atau mungkin menunggu beresnya urusan Australia di Timor Leste.
Sipadan dan Ligitan
Dua pulau yang selama pemerintahan orde baru tidak pernah menjadi sumber gejolak, akhirnya membakar emosi anak bangsa ketika dengan angkuhnya Malaysia menancapkan bendera disana. Lagi-lagi ini adalah hasil konspirasi Malaysia dan tuannya, Inggris.
Jangan dilihat luas daratan dari pulau itu, tetapi hak untuk mengelola laut sejauh 200 mil laut dari garis pantai jika pemilik pulau merupakan negara kepulauan. Jika bukan negar kepulauan, maka pemilik pulau mempunyaihak kepemilikan hingga 12 mil laut dari landas kontinen. Jelas Malaysia tidak hanya mengincar daratnnya, tetapi juga kekayaan lautnya.
Belum lagi bagi Inggris, akan lebih leluasa mengawasi wilayah Indonesia melalui negara-negara bonekanya Malaysia dan Singapura.
OPM
OPM adalah duri dalam daging bagi negara Indonesia. Saya tidak menyalahkan mereka yang menempuh cara ini untuk menuntut hak atas bumi tempat mereka di lahirkan. Tetapi gerakan ini tidak berdiri sendiri, simak pengakuan para anggota dan tokohnya yang telah berubah haluan berpihak ke Indonesia.
Sangat kuat dugaan AS dan Australia berperan dalam menjaga keberlangsungan organisasi ini. memang tidak akan ditemukan pasukan bule dalam jajaran OPM, namun tangan-tangan kotor CIA aktif memberikan dukungan secara rahasia. Dan Australia merupakan sarang dari organisasi ini di luar negeri.
Bumi Papua yang kaya adalah dasar bagi AS untuk mendukung OPM, biarpun saya rasa OPM tidak akan pernah mendapat dukungan AS secara mencolok layaknya pemerintah boneka Afganistan, tetapi aksi separatisnya sedikit banyak akan mengalihkan perhatian Indonesia terhadap upaya pemberdayaan masyarakat dan pengolahan sumber daya alam disana.
Melarnya Singapura
Entah sudah berapa pulau kita yang menghilang dari peta, bukan karena diduduki oleh tentara atau pemerintah asing. Tetapi tenggelam karena lapisan tanah dan pasirnya ngungsi ke Singapura. Hasil konspirasi pemerintah Singapura dengan pejabat korup Indonesia telah menambah luas daratan negara kota tersebut.
Ingat, jika hak pengelolaan laut  adalah sejauh 200 mil laut, berarti singapura semakin mendekat ke Indonesia dan berpotensi menimbulkan ketegangan di antara keduanya. Dan jika hal itu terjadi, Singapura lebih siap dibandingkan Indonesia, karena Singapura merupakan negara dengan peralatan militer terkuat di Asia Tenggara. Bahkan kabarnya, mereka memparkir sebagian armada tempurnya di luar negeri.
Teroris
Stempel sebagai sarang teroris di Asia Tenggara yang dipaksakan menempel kepada Indonesia, merupakan salah satu alat untuk mengontrol pemerintah Indonesia. Siapa yang mengontrol? Tidak perlu disebutkan lagi!
Saya mencurigai (walaupun tidak punya bukti), mereka-mereka yang di cap sebagai teroris hanyalah boneka CIA dan mereka tidak sadar kalau sedang masuk perangkap CIA.
Sudah bukan rahasia lagi kalau CIA aktif mendukung gerakan-gerakan sempalan diberbagai belahan dunia. Ibarat orang membuat arang, CIA akan mengipasi gerakan sempalan tersebut dan ketika sudah membara dan terbakar maka dia pula yang kan menyiramkan air keatas bara.

http://mimpipribumi.wordpress.com/2010/03/30/konspirasi-atas-bumi-pertiwi/

Fakta-fakta Konspirasi Di Balik Pandemik Flu Burung Dan Babi

http://www.wikimu.com/Common/NewsImage.ashx?id=14878 
Merebaknya pandemik flu babi di dunia, termasuk di Indonesia, disinyalir terjadi karena ada unsur kesengajaan pihak tertentu dalam mencari keuntungan bisnis. Demikian dikatakan pengamat intelijen, Suripto (Detik News, 13/07).
Dia mengaku pernah bertukar pikiran dengan Menkes Siti Fadillah Suparipada 2008 lalu, saat ramai-ramai kasus flu burung lalu.
“Besar kemungkinannya ini juga ada operasi intelijen bisnis, dari kompetitor perusahaan multinasional yang bercokol di Jerman dan yang di Swiss,” tambah mantan pejabat Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) itu.
Benarkah sinyalemen ini? 
Berikut adalah petikan dari situs conspiracyrealitytv.com yang menguraikan fakta-fakta terkait kuat dengan dugaan konspirasi penyebaran virus flu burung dan babi di dunia.  Selanjutnya terserah anda untuk memberikan penilaian.
http://www.wikimu.com/Common/NewsImage.ashx?id=14878 
Merebaknya pandemik flu babi di dunia, termasuk di Indonesia, disinyalir terjadi karena ada unsur kesengajaan pihak tertentu dalam mencari keuntungan bisnis. Demikian dikatakan pengamat intelijen, Suripto (Detik News, 13/07).
Dia mengaku pernah bertukar pikiran dengan Menkes Siti Fadillah Suparipada 2008 lalu, saat ramai-ramai kasus flu burung lalu.
“Besar kemungkinannya ini juga ada operasi intelijen bisnis, dari kompetitor perusahaan multinasional yang bercokol di Jerman dan yang di Swiss,” tambah mantan pejabat Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) itu.
Benarkah sinyalemen ini? 
Berikut adalah petikan dari situs conspiracyrealitytv.com yang menguraikan fakta-fakta terkait kuat dengan dugaan konspirasi penyebaran virus flu burung dan babi di dunia.  Selanjutnya terserah anda untuk memberikan penilaian.
Pengakuan John D. Rockefeller, Pengusaha Pabrik Vaksin AS
Kita akan membicarakan tentang apa yang yang terjadi pada bulan April 1930.  Ini dari arsip sejarah yang mudah diverifikasi.  Pada bulan April 1930, sebuah perusahaan yang disebut Eli Lilly membuat suatu substansi yang disebut thimerosal, juga diketahui sebagai mercury (air raksa).  Thimerosal ini digunakan di dalam vaksin-vaksin yang berbeda sejak 1930-an, atau apa yang disebut suatu adjuvan.  Adjuvan adalah sesuatu yang didefinisikan bahan yang meningkatkan efektivitas per bagian virus atau bakteri yang terdapat di dalam vaksinasi.
Sekarang aku perlu untuk memberi anda sedikit latar belakang Ely Lilly, pendiri-pendiri Eli Lilly, atau orang-orang yang duduk di dewan direktur pada waktu itu.  Kita tengok dan perhatikan para direktur Eli Lilly, dan kita menemukan seorang laki-laki bernama Prescott Bush, yang adalah ayah dari George Herbert Walker Bush (Presiden AS ke-41) atau kakek dari George Walker Bush (Presiden AS ke-43).  Kita menemukan juga Prescott Bush itu mempunyai sejumlah orang sangat yang menarik yang duduk di perusahaannya pada waktu itu.  Ayah Wakil Presiden George H.W. Bush, Dan Quayle, keluarga Quayle juga duduk dalam dewan direktur pada waktu itu di Eli Lilly.  Eli Lilly dalam tahun 1930 mempublikasikan satu rangkaian eksperimen pada produk thimerosal ini.  Dan ketika aku ditunjukkan dan melihat hasil-hasil dari riset thimerosal ini aku tidak dipercaya dan terheran-heran.  Mereka menyuntikkan thimerosal ke tubuh 22 orang pengidap meningitis spinal (radang selaput otak sumsum tulang belakang), dan semua mati seketika.  Namun kemudian Eli Lilly menerbitkan hasil riset tersebut, dan klaim mereka thimerosal itu, yang adalah 50% racun mercury yang berat, sepenuhnya aman.  Sejak itulah langkah awal dimulai. Saya menghubungkan di sini, kakek George W. Bush, Prescott Bush, menjadi periset paling pertama dari thimerosal dan vaksinasi-vaksinasi sebelum 1930.
Dalam 1972 aku menemukan Organisasi Kesehatan Dunia, juga yang dikenal sebagai WHO.  Hal ini mengacu pada penciptaan suatu virus yang kebal, dan menyatakan bahwa bermanfaat untuk belajar pengaruh itu seperti dikutip “untuk menaruh virus ini ke dalam program vaksinasi di seluruh negara dan mengamati hasilnya”.  Banyak orang, banyak ahli biokimia yang sudah kuajak berbicara, berteori bahwa WHO menggunakan program vaksinasi cacar di Central Africa pertama-tama untuk riset ini, dan dari sanalah berawal penyebaran infeksi HIV.  Hal itu bersamaan waktunya dengan kampanye vaksinasi cacar yang paling baru dan intens.  Maka aku di sini mengatakan kepada anda semua bahwa dalam tahun 1972, percobaan penyakit cacar telah mengarahkan kepada perjangkitan HIV/AIDS yang sekarang ini telah membinasakan Afrika dan menjadi masalah di Amerika.  Permintaan virus lagi di tahun 1972 ini, dikatakan permintaan virus kembali akan dengan selektif menghancurkan sistem T-sel manusia.  Dan izinkan saya mengatakan bahwa tepatnya apa yang disebut penghancuran kekebalan tubuh manusia oleh virus HIV sedang dimulai.
Dan kita juga perlu untuk membicarakan dengan singkat tentang apa yang terjadi pada bulan Desember 1976 untuk membuat tahap untuk apa yang disebut hoax flu burung.  Kita perlu juga melihat kembali pada sesuatu yang disebut hoax flu babi yang terjadi pada bulan Desember 1976.  Pada Fort Dix New Jersey, seorang prajurit AS meninggal, seorang prajurit meninggal, Pusat Kontrol Penyakit pada waktu itu melaporkan kepada warga AS dan masyarakat dunia melalui media yang sudah dikendalikan, bahwa bangsa Amerika sedang berada dalam bahaya berhadapan dengan pandemik flu babi yang bisa menewaskan jutaan orang di AS.  Lalu apa terjadi, hal yang tepat yang aku ingin uraikan secara singkat apa yang sedang terjadi hari ini telah terjadi pada tahun 1976 yang lampau.  Pusat AS untuk Kontrol Penyakit dikerahkan, mulai membeli dosis-dosis mahabesar dari vaksinasi flu babi untuk menyuntik semua orang Amerika sebanyak mungkin. Berjuta-juta dolar dibelanjakan oleh pemerintah AS dan memperkaya kartel farmasi untuk vaksinasi flu babi ini.
Ujung-ujungnya demi keamanan nasional, yang dengan mengagumkan menganugerahkan keistimewaan kepada Eli Lilly, Sanofi Pasteur dan semua pabrikan lain yang memproduksi vaksin-vaksin.  Di balik itu WHO juga didanai oleh sponsor besar seperti Rockefeller Foundation, Arungan Foundation, dan Rothschild Group di London, yang secara mutlak mengontrol populasi-populasi untuk tujuan-tujuan politik tertentu di seluruh dunia.  Sedikit pun tidak ada keraguan dalam pikiranku.  Aku dapat meneruskan setengah jam beirkutnya untuk menunjukkan program-program spesifik yang dirancang untuk membunuh sejumlah besar orang, dan itu dikerjakan dalam setiap kasus tunggal, dengan pertolongan perkenalan vaksinasi.  Kita dapat melihat sebuah pola, sebuah modus operandi, di dalam kasus ini.  Perkenalkan satu jenis vaksin kepada pusat-pusat populasi yang tidak menaruh curiga, sebabkan penyakit meluas, kematian meluas, kepanikan meluas, kekacauan meluas, dan lalu mereka masuk perangkap dan agenda telah diselesaikan.  Itu adalah skenario reaksi terhadap masalah sama yang tua. Mereka menciptakan masalah, mereka mendikte tanggapan dan lalu mereka menentukan tindakan yang telah buat.
Izinkan saya menyampaikan hal ini.  Ketakutan, panik, dan teror sebagian besar disebabkan oleh ketidaktahuan.  Saudaraku, sebuah permasalahan haruslah sepenuhnya dipahami, saya menyampaikan ada sedikit ketertarikan dan sedikit ketakutan.  Dan izinkan saya menekankan bahwa akar kata dari pandemik adalah kata panik.  Panik dan pandemik adalah bersinonim.
Untuk pertama kali orang Amerika dipanggil untuk mengabdi, dimobilisasi untuk masuk ke dalam wajib militer, dan lalu dikirim untuk pelatihan di pangkalan militer di Spanyol.  Ini adalah sangat penting untuk dipahami.  Untuk pertama kalinya dalam sejarah AS, semua calon tentara yang baru, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Marinir, Angkatan Udara; semua calon tentara yang baru wajib diberi vaksinasi.  Salah satunya adalah vaksinasi influensa yang sangat luas.  Sekarang, para tentara ini tidak mempunyai pilihan.  Apakah mereka mau divaksinasi atau dipenjara 5 sampai 10 tahun tanpa kebebasan.  Tragedi bagi saya, seorang pengusaha pabrik dari vaksin yang dipaksakan, seorang manusia yang bernama John D. Rockefeller yang membuat – secara harfiah – berjuta-juta dolar-dolar dalam penjualan vaksin kepada pemerintah AS.
Perusahaan Farmasi Baxter "Tanpa sengaja" Mengirim Vaksin Flu Burung yang Terkontaminasi ke 18 Negara
http://www.kampungtki.com/wp-content/uploads/flu_babi.jpg 
Pengakuan John D. Rockefeller, Pengusaha Pabrik Vaksin AS
Kita akan membicarakan tentang apa yang yang terjadi pada bulan April 1930.  Ini dari arsip sejarah yang mudah diverifikasi.  Pada bulan April 1930, sebuah perusahaan yang disebut Eli Lilly membuat suatu substansi yang disebut thimerosal, juga diketahui sebagai mercury (air raksa).  Thimerosal ini digunakan di dalam vaksin-vaksin yang berbeda sejak 1930-an, atau apa yang disebut suatu adjuvan.  Adjuvan adalah sesuatu yang didefinisikan bahan yang meningkatkan efektivitas per bagian virus atau bakteri yang terdapat di dalam vaksinasi.
Sekarang aku perlu untuk memberi anda sedikit latar belakang Ely Lilly, pendiri-pendiri Eli Lilly, atau orang-orang yang duduk di dewan direktur pada waktu itu.  Kita tengok dan perhatikan para direktur Eli Lilly, dan kita menemukan seorang laki-laki bernama Prescott Bush, yang adalah ayah dari George Herbert Walker Bush (Presiden AS ke-41) atau kakek dari George Walker Bush (Presiden AS ke-43).  Kita menemukan juga Prescott Bush itu mempunyai sejumlah orang sangat yang menarik yang duduk di perusahaannya pada waktu itu.  Ayah Wakil Presiden George H.W. Bush, Dan Quayle, keluarga Quayle juga duduk dalam dewan direktur pada waktu itu di Eli Lilly.  Eli Lilly dalam tahun 1930 mempublikasikan satu rangkaian eksperimen pada produk thimerosal ini.  Dan ketika aku ditunjukkan dan melihat hasil-hasil dari riset thimerosal ini aku tidak dipercaya dan terheran-heran.  Mereka menyuntikkan thimerosal ke tubuh 22 orang pengidap meningitis spinal (radang selaput otak sumsum tulang belakang), dan semua mati seketika.  Namun kemudian Eli Lilly menerbitkan hasil riset tersebut, dan klaim mereka thimerosal itu, yang adalah 50% racun mercury yang berat, sepenuhnya aman.  Sejak itulah langkah awal dimulai. Saya menghubungkan di sini, kakek George W. Bush, Prescott Bush, menjadi periset paling pertama dari thimerosal dan vaksinasi-vaksinasi sebelum 1930.
Dalam 1972 aku menemukan Organisasi Kesehatan Dunia, juga yang dikenal sebagai WHO.  Hal ini mengacu pada penciptaan suatu virus yang kebal, dan menyatakan bahwa bermanfaat untuk belajar pengaruh itu seperti dikutip “untuk menaruh virus ini ke dalam program vaksinasi di seluruh negara dan mengamati hasilnya”.  Banyak orang, banyak ahli biokimia yang sudah kuajak berbicara, berteori bahwa WHO menggunakan program vaksinasi cacar di Central Africa pertama-tama untuk riset ini, dan dari sanalah berawal penyebaran infeksi HIV.  Hal itu bersamaan waktunya dengan kampanye vaksinasi cacar yang paling baru dan intens.  Maka aku di sini mengatakan kepada anda semua bahwa dalam tahun 1972, percobaan penyakit cacar telah mengarahkan kepada perjangkitan HIV/AIDS yang sekarang ini telah membinasakan Afrika dan menjadi masalah di Amerika.  Permintaan virus lagi di tahun 1972 ini, dikatakan permintaan virus kembali akan dengan selektif menghancurkan sistem T-sel manusia.  Dan izinkan saya mengatakan bahwa tepatnya apa yang disebut penghancuran kekebalan tubuh manusia oleh virus HIV sedang dimulai.
Dan kita juga perlu untuk membicarakan dengan singkat tentang apa yang terjadi pada bulan Desember 1976 untuk membuat tahap untuk apa yang disebut hoax flu burung.  Kita perlu juga melihat kembali pada sesuatu yang disebut hoax flu babi yang terjadi pada bulan Desember 1976.  Pada Fort Dix New Jersey, seorang prajurit AS meninggal, seorang prajurit meninggal, Pusat Kontrol Penyakit pada waktu itu melaporkan kepada warga AS dan masyarakat dunia melalui media yang sudah dikendalikan, bahwa bangsa Amerika sedang berada dalam bahaya berhadapan dengan pandemik flu babi yang bisa menewaskan jutaan orang di AS.  Lalu apa terjadi, hal yang tepat yang aku ingin uraikan secara singkat apa yang sedang terjadi hari ini telah terjadi pada tahun 1976 yang lampau.  Pusat AS untuk Kontrol Penyakit dikerahkan, mulai membeli dosis-dosis mahabesar dari vaksinasi flu babi untuk menyuntik semua orang Amerika sebanyak mungkin. Berjuta-juta dolar dibelanjakan oleh pemerintah AS dan memperkaya kartel farmasi untuk vaksinasi flu babi ini.
Ujung-ujungnya demi keamanan nasional, yang dengan mengagumkan menganugerahkan keistimewaan kepada Eli Lilly, Sanofi Pasteur dan semua pabrikan lain yang memproduksi vaksin-vaksin.  Di balik itu WHO juga didanai oleh sponsor besar seperti Rockefeller Foundation, Arungan Foundation, dan Rothschild Group di London, yang secara mutlak mengontrol populasi-populasi untuk tujuan-tujuan politik tertentu di seluruh dunia.  Sedikit pun tidak ada keraguan dalam pikiranku.  Aku dapat meneruskan setengah jam beirkutnya untuk menunjukkan program-program spesifik yang dirancang untuk membunuh sejumlah besar orang, dan itu dikerjakan dalam setiap kasus tunggal, dengan pertolongan perkenalan vaksinasi.  Kita dapat melihat sebuah pola, sebuah modus operandi, di dalam kasus ini.  Perkenalkan satu jenis vaksin kepada pusat-pusat populasi yang tidak menaruh curiga, sebabkan penyakit meluas, kematian meluas, kepanikan meluas, kekacauan meluas, dan lalu mereka masuk perangkap dan agenda telah diselesaikan.  Itu adalah skenario reaksi terhadap masalah sama yang tua. Mereka menciptakan masalah, mereka mendikte tanggapan dan lalu mereka menentukan tindakan yang telah buat.
Izinkan saya menyampaikan hal ini.  Ketakutan, panik, dan teror sebagian besar disebabkan oleh ketidaktahuan.  Saudaraku, sebuah permasalahan haruslah sepenuhnya dipahami, saya menyampaikan ada sedikit ketertarikan dan sedikit ketakutan.  Dan izinkan saya menekankan bahwa akar kata dari pandemik adalah kata panik.  Panik dan pandemik adalah bersinonim.
Untuk pertama kali orang Amerika dipanggil untuk mengabdi, dimobilisasi untuk masuk ke dalam wajib militer, dan lalu dikirim untuk pelatihan di pangkalan militer di Spanyol.  Ini adalah sangat penting untuk dipahami.  Untuk pertama kalinya dalam sejarah AS, semua calon tentara yang baru, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Marinir, Angkatan Udara; semua calon tentara yang baru wajib diberi vaksinasi.  Salah satunya adalah vaksinasi influensa yang sangat luas.  Sekarang, para tentara ini tidak mempunyai pilihan.  Apakah mereka mau divaksinasi atau dipenjara 5 sampai 10 tahun tanpa kebebasan.  Tragedi bagi saya, seorang pengusaha pabrik dari vaksin yang dipaksakan, seorang manusia yang bernama John D. Rockefeller yang membuat – secara harfiah – berjuta-juta dolar-dolar dalam penjualan vaksin kepada pemerintah AS.
Perusahaan Farmasi Baxter "Tanpa sengaja" Mengirim Vaksin Flu Burung yang Terkontaminasi ke 18 Negara
http://www.pdpersi.co.id/images/news/content/flu_burung1.jpg
http://defanra.files.wordpress.com/2008/03/flu_burung-data02a1.jpg 
Perusahaan (Baxter) yang melepaskan bahan virus flu yang terkontaminasi dari sebuah pabrik di Austria dikonfirmasi Jumat yang mana produk percobaan berisi virus-virus flu burung H5N1 yang hidup.  Seorang pejabat WHO yang beroperasi di Eropa mengatakan badan itu memonitor dari dekat penyelidikan pada fasilitas riset milik Baxter International di Orth-Donau, Austria.  Produk yang dicemari adalah suatu campuran dari virus-virus influensa musiman H3N2 dan virus-virus H5N1 tidak berlabel, yang disuplai untuk sebuah perusahaan riset Austria.  Seorang subkontraktor di Republik Czech menyuntik sejenis musang dengan produk itu dan mati.  Jenis musang seharusnya tidak mati oleh virus-virus flu H3Ns yang berasal dari manusia.  Pelepasan tidak disengaja suatu campuran hidup virus-virus H5N1 dan H3N2 bisa menimbulkan konsekuensi-konsekuensi mengerikan.  Proses pencampuran, yang disebut memvariasikan kembali, adalah salah satu dari dua jalan pandemik virus diciptakan.  Bisakah flu babi telah dibuat oleh manusia?  Kalau anda memperhatikan peristiwa di atas, pasti anda akan berpikir seperti itu.

Perjangkitan flu babi tahun 2009: Laporan khusus oleh Dr. Leonard Horowitz mencakup industri vaksin untuk genocide
http://serbababi.files.wordpress.com/2009/12/swine_flu_pig.jpg 
Hallo, saya Dr. Leonard Horowitz, dan ini adalah satu buletin berita mendesak tentang satu jenis flu baru yang disebutkan membuat perjalanannya dari Mexico ke memasuki Amerika Serikat (AS) seperti aku menyiarkannya.  Sejumlah stok roket udara di Novavax, Inc. mempercepat berlusin-lusin kematian akibat influensa di Mexico yang mencakup suatu jaringan Anglo-American yang terkemuka dari insinyur-insinyur genetika dalam suatu komplotan untuk melakukan genocide (pemusnahan manusia).  Dr. James S. Robertson, insinyur biologi terkemuka dari Inggris di bidang virus-virus influensa untuk industri vaksin.  Sebuah badan penyelenggara yang aktif dari lembaga pendanaan pemerintah AS untuk kontrak pertahanan biologi yang menguntungkan, di samping dengan partner-partner pada Pusat AS untuk Kontrol Penyakit (CDC) menolong Novavax, Inc. di Bethesda Maryland, memproduksi kombinasi ulang yang dimodifikasi secara genetik dari virus flu burung, babi, dan Spanyol, H5N1 dan H1N1 – hampir serupa dengan virus yang menyerang orang Mexico yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sekarang sudah menyebar ke AS.
Perjangkitan itu dilakukan tepat waktu untuk mempromosikan riset perusahaan terbaru dan kontrak-kontrak penimbunan vaksin yang besar.  Para ilmuwan di CDC diimplikasi mengadakan kerjasama-kerjasama dan publikasi-publikasi yang disertai kontrak pribadi dengan Novavax Inc., sebuah perusahaan yang memperoleh dalam tanda kutip “produk-produk obat biofarma resmi” melalui direktur bagian influensa CDC, Ruben O. Donis dan Dr. Rick Bright yang sebelumnya bekerja dengan Donis di CDC, tapi sekarang sebagai wakil ketua Novavax bidang program-program influensa global.
Bukti adanya konspirasi ini untuk melakukan duplikasi mematikan di dalam industri vaksin termasuk penanda genetik pada virus influensa asli, yang sekarang menyebar dari Mexico ke Amerika.  Virus itu dalam tanda kutip “secara genetik berbeda dari virus flu musiman H1N1 yang menyerang manusia secara penuh yang sedang bersirkulasi secara global selama beberapa tahun yang lalu” demikian Reuters dan pejabat berkata.  Virus influensa yang baru berisi DNA tipe virus unggas, babi dan manusia.  Termasuk unsur-unsur dari virus-virus flu babi dari orang Eropa dan Asia.  Ini adalah suatu uraian tentang tanda-tanda kehadiran dan diagnosa virus yang datang dari lingkaran pertemanan Robertson.  Tidak ada kelompok lain di dunia ini yang mengambil H5N1 Asian influensa yang diinfeksikan kepada ayam, membawanya ke Eropa, mengekstrak DNA-nya, mengkombinasikan protein-proteinnya dengan virus-virus H5N1 dari tahun 1918 flu Spanyol yang terpisah, menambahkan pula tambahan yang dicampurkan dengan gen-gen flu babi dari babi-babi, lalu merekayasa balik virus-virus itu untuk menginfeksi manusia.  Produk akhir seperti diuraikan oleh Reuters hanya bisa berakhir, di Mexico melalui Amerika Serikat dari Inggris oleh CDC.  Ruben Donis di CDC harus sudah mengirim virus-virus itu ke Novavax di mana regu Rick Bright, sekarang diimplikasikan dalam sebuah konspirasi untuk melakukan genocide, pembunuhan massal terhadap orang-orang untuk profit bisnis semata, seperti beberapa penjelasan sebelumnya.
http://conspiracyrealitytv.com/bird-flu-swine-flu-hoax-conspiracy-the-mandatory-vaccination-and-population-reduction-agenda/ dan artikel terkait di situs yang sama